Warga Keluhkan Billboard Daftar Harga Mati
CIREBON - Di tengah antusias masyarakat mengetahui harga-harga makanan pokok, malah billboard daftar harga komoditas makanan di Kota Cirebon mati. Tidak berfungsinya billboard yang biasa menampilkan harga terbaru sembilan bahan pokok (sembako), menuai kritikan keras dari warga yang ingin tahu informasi tersebut.
Warga Kelurahan Kesambi, Rizki (22) mengeluh dengan tak berfungsinya billboard harga komoditas strategis yang ada di jantung Kota Cirebon itu. Dia memastikan sudah hampir satu bulan billboard yang berada di jalan Dr Cipto Mangunkusomo itu tidak memberikan informasi berkenaan harga makanan di pasar. Rizki mengungkapkan, informasi update harga sangat dibutuhkan oleh masyarakat apalagi saat ini harga-harga komoditas strategis di pasaran sedang tidak stabil.
“Sebetulnya masyarakat ingin sekali tahu naik-turunnya harga barang, apalgi menjelang dan saat bulan puasa seperti ini,” paparnya.
Lanjut Rizki mangatakan, melihat masalah seperti ini, pihaknya merasa prihatin dengan Pemerintah Kota Cirebon yang tidak memprihatikan kebutuhan informasi warganya. Menjelang hari raya Idul Fitri nanti, pihaknya mengharapkan agar billboard daftar harga komoditas bisa kembali berfungsi dan melayani kebutuhan informasi masyarakat. “Pengennya sih cepat kembali berfungsi, supaya warga juga nggak bingung,” paparnya.
Menanggapi masalah demikian, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cirebon, Hj Yati Rohayati mengungkapkan, tidak berfungsinya billboard daftar harga di jalan Cipto tersebut memang sedang diatasi. Dia mengatakan, pihaknya baru mengetahui informasi tersebut baru-baru ini. Pihaknya juga akan meimnta kepada bidang Perdagangan untuk segera memperbaiki billboar daftar harga komoditas yang tidak berfungsi.
“Karena yang berwenang adalah Kepala Bidang Perdagangan, Saya sudah meminta untuk segera memperbaiki billboard yang tidak berfungsi itu,” pungkasnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Billboard daftar harga komoditas yang ditempatkan di jalan protocol Kota Cirebon itu adalah hibah dari Bank Indonesia (BI). Salah satu petinggi BI perwakilan Kota Cirebon, Adi Purwantoro membenarkan, jika sekitar tahun 2012 lalu BI perwakilan Kota Cirebon menghibahkan Billboard tersebut kepada Pemerintah Kota Cirebon melalui Disperindag. Melihat saat ini kondisinya mati, pihaknya menyayangkan jika SKPD yang dimaksud tidak merawatnya dengan baik. “Yah kalau sekarang tidak berfungsi, harus diperbaiki karena waktu itu BI meminta untuk merawatnya agar bermanfaat kepada masyarakat,” ungkap Adi. (CNC)

0 komentar:
Posting Komentar