New Design

Recent Post

Minggu, 01 Juni 2014
Bupati Cirebon berusaha mendisiplinkan Para PNS dilingkungan Pemkab CIrebon

Bupati Cirebon berusaha mendisiplinkan Para PNS dilingkungan Pemkab CIrebon


SUMBER, (CNC).- Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi memberikan warning (peringatan) terhadap para pegawai negeri sipil (PNS) yang tidak disiplin dalam menjalankan tugasnya. Bupati juga memita kepada setiap kepala dinas untuk selalu malakukan evaluasi agar meningkatkan keinerjanya dalam hal melayani masyarakat.

Hal itu dikatakan bupati saat melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) terhadap disiplin kerja pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Cirebon, pasca berlakunya tanggalan yang memiliki banyak hari libur kerja, Jumat (30/5).

"Untuk sidak kali ini kami tidak mendapatkan laporan PNS yang mangkir kerja. Meski ada beberapa yang diketahui idak masuk kerja, namun mereka sudah sesuai aturan yang berlaku seperti ada yang dinas luar, tugas belajar dan mengambil cuti," ujar Sunjaya kepada wartawan, di sela melaksanakan sidak.

Meski demikian, menurutnya, pegawai yang malas akan dihadapkan pada besar kecilnya Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) yang diterima. Sebab pemberlakukan absensi ini berkaitan erat dengan penerapan Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Dengan diterapkannya UU No. 5/2014 tentang ASN akan mempengaruhi besar kecilnya TPP yang akan diterima masing-masing PNS. Sehingga kami berharap kepada setiap kepala dinas aga selalu melakukan evaluasi,"terangnya.

Sunjaya menambahkan, absensi secara manual pun dilakukan untuk memastikan jam berapa PNS mulai berdatangan ke kantor. Absensi secara manual digelar di lobi masuk gedung “SKPD”. Para anggota Satpol PP mencegat PNS yang datang terlambat untuk mengisi absensi. Ia menegaskan, PNS yang datang terlambat akan diberi peringatan sesuai Peraturan Pemerintah No. 53/2010 tentang Disiplin PNS. Bahkan sanksi akan diberikan mulai dari peringatan lisan, tertulis, sampai sanksi berat pemutusan kerja de­ ngan tidak hormat.

Diharapkan, sidak kali ini menjadi peringatan bagi seluruh PNS sebelum pemberlakukan absensi menggunakan mesin fingerprint atau sidik jari. Penerapan sistem absensi fingerprint salah satu upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan disiplin pegawai. Karyawan akan lebih terlatih untuk datang tapat waktu. “Intinya pemakaian mesin absensi ini akan membuat karyawan lebih menghargai waktu dan dating tepat waktu,” tandasnya. (Enon/CNC)
Fans Fanatik Rhoma Irama di Cirebon Dukung Penuh Prabowo-Hatta

Fans Fanatik Rhoma Irama di Cirebon Dukung Penuh Prabowo-Hatta


DEPOK, (CNC).- Pendukung Rhoma Irama yang menamakan dirinya Riforri, siap memenangkan pasangan Prabaowo-Hatta saat pilpres mendatang. Pernyataan ini dilakukan saat deklarasi dukungan Riforri di Desa Kejuden, Kecamatan Depok Kabupaten Cirebon, Minggu (1/6).

Mereka bahkan beserta pendukung lainnya membentuk tim pemenangan yang dinamakan Brigade Raden Pattah (Relawan Demi Negara Prabowo-Hatta).

Selain diikuti oleh anggota Rifori kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai elemen, mulai dari perwakilan partai politik pendukung Prabowo-Hatta dan organisasi kemasyarakatan Gerakan Indonesia Baru (GRIB).

Akan tetapi, tidak semua parpol pendukung nampak hadir dan memberikan sambutannya. Hanya dua parpol saja yang hadir yaitu Partai Amanat Nasional (PAN) dan Golkar. tidak jelas alasan ketidakhadiran para parpol seperti PKS, PBB, PPP dan Gerindra sendiri.

Komandan DPW Rifori Cirebon Raya, Raden Ghilap menyatakan kegiatan ini diadakan sebagai bukti keseriusan dukungan yang akan diberikan kepada pasangan Prabowo-Hatta.

Dia juga menyatakan dukungan ini diberikan karena melihat Rhoma Irama yang telah menyatakan dukungannya terhadap Prabowo-Hatta, otomatis dukungan tersebut akan diikuti diseluruh Indonesia.

“Kami ini kan menjadikan Rhoma Irama sebagai panutan, dan begitu Rhoma telah menyatakan dukungan kepada Prabowo-Hatta, maka kami pun melakukan hal yang sama disini. Kami siap memenangkan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa,” ujar Ghilap.

Ghilap juga berpendapat, adanya kesamaan visi maupun misi antara Rhoma dan juga Prabowo membuat keduanya cocok. Bahkan, Ghilap berani mengatakan Prabowo merupakan capres yang ditakuti oleh asing karena ketegasannya.

“Jangan pilih presiden yang takut kepada asing karena mereka sudah pasti akan menelantarkan rakyatnya. Pandangan saya sangat sederhana, kalau presiden takut kepada asing maka dia akan menjadi boneka. Dan kalau sudah begitu, maka tidak akan mudah dirinya untuk memikirkan bangsa dan Negara. Prabowo Subianto adalah calon presiden yang ditakuti oleh asing sehingga nantinya dia akan penuh untuk memperhatikan rakyat Indonesia. Kami akan dukung penuh,” tambahnya.

Ghilap juga menargetkan Rhoma efek yang terjadi saat pemilihan anggota legislatif kemarin akan terjadi juga saat pilpres. Dengan asumsi demikian, Ghilap mengklaim pasangan Prabowo-Hatta akan meraih suara maksimal.

“Rhoma efek sudah terbukti meskipun tidak menjadi pertimbangan PKB. Saat pilpres juga, Rhoma efek akan kembali bersinar untuk memenangkan Prabowo-Hatta,” tandasnya. (Enon/CNC)
Minibus Rombongan Wisuda Tabrak Truk, 5 Tewas

Minibus Rombongan Wisuda Tabrak Truk, 5 Tewas


PANGENAN, (CNC).- Lima penumpang tewas seketika, saat minibus Toyota Kijang yang ditumpanginya adu bagong menabrak sebuah truk fuso di jalur pantura tepatnya di Desa Astanamukti Kecamatan Pangenan Kabupaten Cirebon, Minggu (30/5) sekitar pukul 02.15 WIB .

Diduga akibat sopir mengantuk sebuah minibus Toyota kijang yang melaju sangat kencang terhempas melompati median jalan dan adu bagong dengan sebuah truk fuso minggu (30/5) sekitar pukul 02.15 WIB di jalur pantura tepatnya di Desa Astanamukti Kecamatan Pangenan Kabupaten Cirebon hingga membuat lima penumpang minibus tewas dilokasi kejadian.

Informasi yang diperoleh kronologis kejadian saat kendaraan minibus Toyota kijang nopol E 1842 R, warna merah marun yang yang dikemudikan Yayan (60), warga Desa Sindang Kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu yang membawa rombongan keluarga melintas dari arah Tegal menuju Cirebon dengan kecepatan tinggi, tiba-tiba di lokasi kejadian menghantam median jalan hingga terjempas melompati median jalan masuk ke jalur yang berlawanan, sementara dari arah Cirebon sebuah Truk Tronton nopol H 1826 GY, yang dikemudikan Yanto (48 th), warga Desa Limbangan RT.03/06 Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal. Adu bagong pun tak dapat dihindarkan lagi minibus menghujam bagian depan Truk Tronton bahkan pelk roda depannya pecah hingga berhenti mendadak. Akibat kejadian tersebut lima orang penumpang minibus meninggal ditempat, satu orang mengalami luka berat dan seorang lagi mengalami luka ringan.

Kapolres Cirebon AKBP Irman Sugema melalui Kapolsek Pangenan AKP Jufrini membenarkan kejadian tersebut. Minibus naas yang membawa rombongan masih satu keluarga tersebut membuat lima orang penumpangnya meninggal ditempat kejadian di antaranya adalah Yayan (60) sopir minibus, Titin Rahtina (50), Ane Oktaviane (32), Siti Karina (85) keempatnya warga Desa Sindang Kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu, dan Nani Rahminu (60) warga Kelurahan Gegerkalong Bandung, sementara dua penumpang lain Sandra Nurlaila (26) mahasiswi asal Gegerkalong Bandung mengalami luka ringan dan M. Suharto alias Toto (1956) pengemudi asli warga jalan Wiralodra no. 226 RT. 17/03 Kelurahan Lemahabang Kabupaten Indramayu mengalami luka berat.

“Semua korban dilarikan ke RSUD Gunungjati Cirebon, untuk sementara kedua kendaraan diamankan ke makopolsek Pangenan dan kasusnya ditangani Urlaka Polres Cirebon,” papar Jufrini.

Ditambahkannya, menurut keterangan salah seorang penumpang selamat H. Raharjo (65), rombongan keluarga yang telah mengikuti syukuran wisuda Nanang Andrianto mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNJ) di Yogyakarta saat itu hendak pulang ke rumahnya di Indramayu, kondisi kendaraan sendiri menurutnya sebelumnya mengalami oleng seperti ada gangguan pada kemudi atau ban tetapi tidak dilakukan pengecekan secara maksimal. (Wawi/CNC)
Breaking News
Loading...
Quick Message
Press Esc to close
Copyright © 2013 TRIO MACAN All Right Reserved